FacebookInstagramYoutube

Bentengi Akidah Masyarakat, IKAT Adakan Beut Tauhid

Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh mengadakan pengajian tauhid dibawah naungan Madhyafah IKAT. Madhyafah sendiri istilah yang diambil dari Bahasa Arab yang berarti tempat pengajian. Lembaga ini bergerak di bidang kajian keislaman dengan mengusung tema Tauhid yang bertujuan untuk membentengi aqidah masyarakat Aceh dari pemikiran-pemikiran yang tidak sesuai dengan akidah Ahli Sunnah Waljamaah (Aswaja) sebagai program pertamanya.

Pengajian pertama membaca kitab Al-Kharidah Al-Bahiyyah. Kitab ini merupakan kitab dasar tentang llmu Tauhid yang dinazhamkan dalam bentuk 71 bait-bait Arab karya Syekh Ahmad Ad-Dardir. Kitab ini mengulas  pembagian tauhid yang harus dipahami oleh setiap muslim.

Kitab tauhid Al-Kharidah Al-Bahiyyah yang disusun oleh Syaikh Ad-Dardir memiliki penjelasan mendetail tentang dalil-dalil Aqli (akal) ataupun Naqli (Al-Quran dan Hadis). Syaikh ad-Dardir menjelaskan tentang pembagian hukum akal, beliau kemudian menuliskan pokok-pokok mengenal Allah dalam bahasan tauhid menjadi empat tema khusus.

Pertama Ilahiyyat (mengimani Tuhan dengan dalil nas Al-Quran serta Hadis Nabi dan pembuktian secara akal sehat manusia), Nubuwwat (mengimani sifat-sifat Nabi dan Rasul). Selanjutnya Sam’iyyat (mengimani akan hal-hal ghaib), dan Tasawuf (mengimani bahwa tasawuf adalah bagian dari mendekatkan diri kepada Allah).

Pengajian ini nantinya akan diulas oleh Ustad Mujaddid bin Abdullah, diadakan setiap hari Rabu sore (pukul 16.30 WIB) di Islamic Centre IKAT (ICI). IKAT Aceh yang saat ini dipimpin oleh Muhammad Fadhilah terus berupaya menghadirkan program-program yang bergerak di bidang pendidikan dan dakwah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
TERBARU

INFO TIMTENG

BERITA POPULAR